Selasa, 22 Februari 2011

Sm*sh Bikin ABG Cenat-cenut


Jumat, 18 Februari 2011 | 10:57
Boyband asal Kota Bandung Sm*sh [SP/Hendro SItumorang] Boyband asal Kota Bandung Sm*sh [SP/Hendro SItumorang]
[JAKARTA] Saat mereka tampil, banyak ejekan yang melecehkan, dengan mengatakan mereka menjiplak gaya boyband Korea yang dikenal dengan istilah K-Pop. Namun toh kini mereka mampu membuat cenat-cenut banyak gadis ABG di Tanah Air.  

Boyband asal Kota Bandung Sm*sh,  tidak ingin dianggap sebagai anak-anak muda yang identik dengan image kemayu. Bagi para personilnya Morgan Oey, Rangga Dewamoela S, Rafael, Dicky M Prasetya, Reza anugrah, Muhammad Ilham Fauzi, dan Bisma Karisma, mereka mengaku  peduli akan hal fashion dan menjadi diri sendiri. 

Rafael menuturkan, ada juga boyband yang mempunyai pandangan macho, tentu dengan body yang terlihat oke. Justru biasanya boyband, selalu memperhatikan penampilan, karena itu adalah yang utama. 

 “Kami hanya bawa diri dan gaya tetap diperhatikan. Saya tak setuju kalau Sm*sh disebut kemayu. Boyband itu tuntutan profesi. Sehari-hari kami tak dandan, terkadang pakai kaos, celana pendek. Jadi biasa saja,” kata dia di Grand Indonesia, Kamis (17/2).  

Kini Sm*sh tengah mencari inovasi baru dalam dunia musik, khususnya boyband. Misalnya saja dengan terjun di dunia akting dengan bermain di serial Cinta Cenat-Cenut di Trans TV. Meskipun masih saja ada yang beranggapan mereka menjiplak boyband asal Korea. 

 Sebelumnya, mereka mendadak terkenal setelah meluncurkan lagu I Heart You. Boyband dengan 7 remaja itu pun mulai kebanjiran job. 

 “Kami terus mencari inovasi baru. Seperti sekarang ada sinetron Cinta Cenat-Cenut dan kami pun tetap melakukan casting. Di serial ini, ketujuh personel Sm*sh beradu akting dengan Zanetta, Derry Drajat dan Meisya Siregar. Apalagi ini adalah akting perdana kami,” ujar Morgan.  

Serial bergenre drama itu akan ditayangkan mulai 18 Februari 2011, setiap Jumat mulai pukul 19.15 WIB.  

Sementara Reza mengungkapkan dirinya gugup, cenat-cenut, bahkan deg-degan saat bermain film. Apalagi masih terdapatnya logat Sunda dan dirasa tak bisa hilang begitu saja. 

 “Senangnya, kalau buat Sm*sh ini dunia baru. kami diberi kepercayaan untuk akting dan kami manfaatkan ini buat belajar. Dan kebetulan teman-teman membantu,” sahut Rangga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar